Gambar Anjing yang Nurut

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

PRAKTIK PROFESI LAPANGAN (PPL) DI MADRASAH TSANAWIYAH NU NURUSSALAM BESITO GEBOG KUDUS TAHUN 2016/2017

Tugas Mata Kuliah Praktik Profesi Lapangan (PPL) Program Studi Pendidikan Agama Islam Jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus yang di laksanakan pada tanggal 25 Juli 2010 s/d 31 Agustus 2016 di MTs NU Nurussalam Gebog Kudus

Manfaat yang dapat diambil dari Silaturrahmi

manfaat yang dapat diambil dari silaturrahmi diantaranya yaitu dapat menumbuhkan rasa ...........

Wisata Pantai Bandengan Jepara

Pantai Bandengan sebagai tempat wisata di kota Jepara yang ramai dikunjungi oleh wisatawan Lokal.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 24 Juni 2016

Antara Wali Allah Dan Para Normal

Pertanyaan:
Apakah atau siapakah sebenarnya wali itu? Bisakah orang biasa mengetahui seorang itu wali atau tidak? Apakah wali sama dengan mereka yang disebut paranormal atau orang pintar? mohon penjelasan sejelas-jelasnya?
Jawaban:
Memang akhir-akhir ini banyak menerima pertanyaan seperti itu. Apa memang banyak wali bermunculan, ataukah justru pertanda masyarakat sebenarnya mengharapkan munculnya wali, orang-orang bersih, tempat berpaling?
percaya atau tidak, bahkan saya pernah ditanya apakah Gus Dur dan cak Nun itu Wali. Ini barangkali juga karena opini berkembang di masyarakat tentang wali, orang hebat yang sekaligus nyentrik.
terlepas dari itu, saya ingin menjawab pertanyaan Anda berdasarkan apa yang saya ketahui. Mudah-mudahan ada manfaatnya khususnya bagi mereka yang menaruh perhatian terhadap masalah ini. 
menurut bahasa, wali itu kebalikannya 'Aduw, musuh. jadi wali itu artinya sahabat, kawan, atau kekasih. Umumnya wali Allah diartikan kekasih Allah.
Menurut istilah wali itu memiliki dua pengertian:
1. Orang yang dijaga dan dilindungi Allah, sehingga dia tidak dan tidak perlu menyadarkan diri dan mengandalkan pada dirinya sendiri. seperti  dalam Al-Qur'an surah 7, Al-A'raaf: 196 yang artinya sebagai berikut: "sesungguhnya pelindungku ialah Allah yang telah menurunkan kitab Al-Qur'an dan Dia melindungi orang-orang yang saleh."
ingin menjadi paranormal/wali
2. Orang yang melaksanakan ibadah kepada Allah dan menaati-Nya secara tekun terus menerus dan tak pernah kendur dan tidak diselingi dengan berbuat maksiat, maka Allah mencintainya.
kedua-duanya merupakan syarat ke walian. wali haruslah orang yang terpelihara dari melanggar syara' dan karenanya dilindungi oleh Allah, sebagaimana nabi adalah orang yang terjaga (ma'shum) dari berbuat dosa dan dijaga oleh Allah.

Jadi setiap orang yang melanggar syara' kok mengaku atau dianggap wali , jelas dia adalah orang yang yang menipu atau tertipu.

Ada yang mengatakan tanda-tanda wali itu ada tiga:
a. Himmah atau seluruh perhatiannya hanya kepada Allah.
b. Tujuannya hanya kepada Allah.
c. Kesibukannya hanya kepada Allah
Ada yang mengatakan tanda-tanda wali Allah yaitu senantiasa memandang rendah dan kecil kepada diri sendiri serta khawatir akan jatuh kedudukannya di mata Allah.
Boleh saja orang memiliki sifat "Linuwih" misalnya bisa membaca pikiran orang lain, bisa berbicara dengan binatang atau orang yang sudah mati. bisa berjalan di atas Air, atau kesaktian-kesaktian yang lain. sebab Dajjal, Dukun, Tukang Syihir "Ahli Hikmah", Tukang Sulap, atau paranormal pun bisa memperlihatkan seperti itu.
Jadi, Kewalian seseorang tidak bisa diukur dengan keanehan dan kesaktiannya, apalagi dengan kenyentrikan pakaian dan perilakunya, malainkan dari kedekatannya dan ketakwaan kepada Allah.

Kamis, 23 Juni 2016

PERBUATAN MANUSIA DAN ALLAH

orang membuat patung
Pertanyaan: Benarkah bahwa perbuatan manusia itu adalah perbuatan Allah, sebab Allah berfirman dalam Al-Qur'an sebagai berikut:
"Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu." (QS. As-Shoffat: 96)
Jawaban : Tidak benar. Ada kekeliruan dalam memahami ayat dan tidak mengetahui rincian (tafsili) ayat secara lengkap. coba perhatikan ayat di atas, sebenarnya merupakan perkataan nabi Ibrahim as kepada orang orang yang menyembah patung. ayat di atas secara lengkap sebagai berikut:
"kemudia ia (Ibrahim) pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka, lalu ia berkata kepada patung-patung itu: "Apakah engkau tidak makan? kenapa kamu tidak menjawab?" Lalu dihadapinya berhala-berhala itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya (dengan kuat). kemudian kaumnya datang kepadanya dengan bergegas. Ibrahim berkata: "Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu buat sendiri dengan pahat itu? padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat (dengan menciptakan patung) itu". (Qs. As-Shoffat: 91-96).
Menurut Nabi Ibrahim as, mengapa mereka menyembah patung -patung itu padahal merekalah yang membuat patung itu, padahal, diri mereka sendiri dan kemampuan menciptakan patung itu sendiri tidak lain adalah ciptaan Allah, sebagaimana Allah menciptakan alam semesta ini. Mengapa antara kamu sama-sama diciptakan, kamu diciptakan Allah, sedang patung diciptakan kamu, kenapa kamu menyembahnya? bukan kepada yang menciptakan kamu? mengapa kamu tidak menyembah tuhan yang menciptakan kamu dan semua yang ada ini termasuk patung-patung itu (bahannya dari penciptaan Allah, dari batu dan kayu, kemudian dibentuk oleh akal kamu yang diberi kamu kemampuan untuk membuatnya), mengapa kamu sembah?
pada akhirnya, dapat disimpulkan bahwa ayat di atas adalah perkataan ibrahim as yang sangat jengkel kepada kaumnya yang menyembah patung-patung yang mereka buat sendiri. Padahal patung dan manusia adalah sama-sama ciptaan Allah. Manusia dapat memahat patung lantaran Allah memberinya batu/ kayu serta kemampuan akal dan kekuatan untuk membuat patung. kenapa mereka harus menyembah patung itu.

Di Zaman Nabi Muhammad saw, sahabat, dan tabi'in, ayat ini  sangat dimengerti oleh para sahabat, sehingga mereka tidak meng'itikatkan bahwa perbuatan mereka adalah perbuatan Allah. karena mereka mengerti tafsili lengkap kedudukan ayat di atas. hal lain karena mereka mengerti, jika perbuatan manusia dikatakan perbuatan Allah berarti mensifatkan dengan suatu tamsil atau ibarat atau menyempurnakan perbuatan Allah dengan Manusia, sedangkan hukum penyerupaan itu adalah sirik.

Alasan Percaya Muhammad Rasul Allah

1. Alasan apa yang menyebabkan saudara percaya bahwa Muhammad itu Rasul Allah, adalah Muhammad sendiri, tidak ada yang menyaksikan kebenaran keangkatan ini?
2. Apakah agama bisa menyelamatkan saudara dari hukuman kekal, dengan alasan apa saudara menyaksikannya?
3. maukah saudara menerima Kristus (Isa Al-Masih) sebagai tuhan dan juru selamat saudara?
MUHAMMAD
jawaban:

1. banyak Alasan Percaya Muhammad Rasul Allah, alasan yang menyebabkan saya dan sekian juta manusia normal lainnya mempercayai bahwa Muhammad Saw. adalah Rasul Allah Utusan Allah, ada persaksian Allah sendiri, Persaksian kitab-kitab Allah sebelum Al-Qur'an seperti Taurat dan injil, persaksian tokoh-tokoh dunia termasuk yang yahudi dan nasrani, dan sebagainya. Tapi untuk anda kiranya cukup satu alasan saja.

seribu orang barangkali masih mungkin bersekongkol untuk berbohong. Tapi semua orang yang waras pastilah mengatakan mustahil satu generasi ke generasi berikutnya bersepakat bohong. itulah sebabnya antara lain hampir semua orang yang mengerti di Dunia ini sepakat bahwa kitab suci Al-Qur'an adalah satu-satunyakitab yang paling otentik di dunia. Ia dipercaya jutaan orang sebagai sumber dari wahyu Allah yang disampaikan oleh Nabi Muhammad Saw.
Kandungan Al-Quran yang begitu sarat dengan mutiara-mutiara, ilmu pengetahuan, hikmah, etika, sejarah dan sebagainya. Sampai sekarang orang bisa membacanya sendiri. saya rasa hanya orang yang tak pernah membacanya atau orang yang sakit batinnya saja yang mengingkari kenyataan ini.
Nah, menurut persaksian sejarah, Muhammad saw. adalah seorang yang buta huruf. Tidak bisa baca tulis, tidak pernah berguru atau mengaji kepada siapapun.
menurut penalaran yang wajar, adalah mungkin orang yang seperti itu bisa seperti segala yang menjadi kandungan Al-Qur'an tersebut. kesimpulan logisanya: apa yang disampaikan Muhammad saw. itu bukan dari dirinya sendiri tapi benar-benar dari wahyu Allah.
Apalagi jika diingat bahwa (kalau anda tahu bahasa dan sastra arab) bahasa Al-Qur'an sedemikian tinggi sastranya. Sehingga tantangan Al-Qur'an sendiri yang masih terbuka hingga hari akhir, kepada siapapun yang tidak percaya untuk membuat satu surah saja seperti suroh dalam Al-Qur'an, sampai kini tidak ada dan tidak bakal ada yang mampu mebuatnya untuk mempermalukan Al-Qur'an dengan memenuhi tantangan itu. Dan Al-Qur'an firman Allah itu, menyatakan bahwa Muhammad Bin Abdillah saw. adalah utusannya.
2. Bukan Agama yang menyelamatkan saya maupun anda. Tapi Allah swt. tuhan Kita. Dialah satu-satunya yang bisa menyelamatkan dari hukuman sementara maupun kekal. agama adalah tuntunan dan ajaran-Nya dengan mana Ia berkenan dan berjanji  menyelamatkan mereka yang mengikutinya.
3. Anda ini lucu, jangankan hanya anda kutipkan beberapa kutipan yang rancu -lafal maupun maknanya- begitu, suruhlah pujangga dan ahli kitab sedunia membacakan segala yang ada pada mereka kepada saya, selagi akal saya masih waras, mana mungkin saya mau mengikuti dan menerima makhluk siapa pun dia, apakah dia istimewa karena lahir tanpa bapak-Ibu seperti adam, lahir tanpa ibu seperti hawa, lahir tanpa ayah seperti isa, atau beribu bapak seperti Muhammad- sebagai juru selamat dalam arti secara hakiki dapat menyelamatkan. Na'udzu billaahi min dzalik!
Lagi pula tak ada satu pun kutipan anda yang menunjukkan bahwa Isa Al-Masih itu tuhan. Bahkan Al-Qur'an dalam surah An-Nisa' 171 yang anda kutip sebagainya itu justru merupakan teguran kepada Ahlul Kitab agar tidak melampaui batas dalam beragama dan tidak mengatakan Allah kecuali yang benar.
"Al-Masih, Isa Putra maryam itu tidak lain hanya utusan Allah yang diciptakan dengan kalimat-Nya (kun=Jadilah) yang diarahkan-Nya kepada maryam dan dengan tiupan roh dari pada-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan, Tuhan itu tiga. berhentilah beranggapan begitu. Itu lebih baik bagimu. Allah tidak lain adalah Tuhan Yang maha Esa. Maha suci Allah dari mempunyai anak. segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai penyelamat." (Qs. An-Nisa': 171)

 

Kamis, 02 Juni 2016

Inilah Jalan Untuk Mengobati Perilaku Sombong

orang yang sombong sambil memperlihatkan uangnya
Kesombongan itu tercela. Allah SWT, berfirman, "Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan  yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku". (QS. Al-A'raf:146)
Allah SWT. berfirman, "Demikianlah Allah menutup hati orang yang sombong dan sewenang-wenang". (QS. Al-Makmin:35)
Allah SWT, berfirman, "Dan mereka memohon kemenangan (atas musuh-musuh mereka), dan binasalah semua orang yang berlaku sewenang-wenang lagi keras kepala". (QS. Ibrahim: 15).
Nabi Saw, bersabda, "Tidak masuk Surga siapa yang memiliki sifat sombong sedikit pun di dalam hatinya".
Arti kesombongan adalah sifat pada diri seseorang yang timbul karena melihat kepada dirinya. kesombongan yang timbul pada lainnya adalah pengaruh seperti pengaruh dari sifat itu.
Nabi Saw, bersabda, "Aku berlindung kepada-Mu (Allah) dari bisikan Kesombongan".
Kesombongan itu bilamana terhadap Allah dengan tidak tunduk kepada perintah-Nya, maka ia adalah kufur Mutlak. Bilamana terhadap Rasul-rasul dengan tidak tunduk kepada mereka maka itu pun berarti kufur mutlak. Yang ketiga bersikap sombong terhadap manusia dan menyuruh mereka berkhidmat kepadanya dan merendahkan diri kepadanya. itu juga berarti menentang Allah SWT. mengenai kebesaran diri-Nya, karena tidak pantas bagi selain Allah untuk ditaati secara mutlak.
Apabila kesombongan itu menyangkut harta dan kedudukan, maka telah dikemukakan cara mengobatinya. Bilamana dengan melihat kebaikan maka hal itu akan bertentangan dengan kebaikan itu sendiri. Bilamana dengan melakukan kebaikan-kebaikan, ilmu dan amal, maka haruslah dilakukan karena Allah. Apabila ia menggunakannya untuk bersikap sombong terhadap orang-orang maka ia pun telah menghilangkan pahalanya.

Inilah jalan untuk mengobati perilaku sombong

Apabila dirinya condong untuk merasa lebih tinggi dari orang lain, ia pun bersikap rendah diri dan selalu bersikap demikian, mudah-mudahan Allah menyelamatkannya dari perbuatan tercela ini. betapa pun dirinya hendak melepaskan diri dari sifat sombong, ia harus menguji dirinya dengan 4 perkara.
pertama, menguji dirinya di waktu berdebat dengan lawan hingga nyata apakah ia marah karena lawannya benar dan apakah ia menyukai keunggulan atau tidak.
kedua, dengan mendahulukan teman-temannyasebelum dirinya di majelis-majelis.
ketiga, dengan membawa barangnya sendiri ke rumahnya sendiri berupa makanan dan lainnya. ini termasuk sunah. ia kerjakan pekerjaan-pekerjaan di rumahnya bersama pelayannya dan makan bersamanya. semua itu termasuk sunah. 
keempat, memakai baju sederhana di hadapan orang banyak. 
Nabi Saw. bersabda,"Kesederhanaan itu termasuk iman".
Nabi Saw, bersabda, "Barang siapa yang membawa (memikul) barangnya kerumahnya, ia pun telah bebas dari kesombongan". Apabila engkau ketahui hal ini maka ketahui pula sebaik-baik perkara adalah yang pertengahan.
Sifat rendah diri yang terpuji adalah merendahkan diri terhadap teman-teman tanpa menjadi hina.